Sun05202012

Last update08:32:34 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Music Music Duography From Di-Da "Tak kan Berakhir"

Duography From Di-Da "Tak kan Berakhir"

Sobat PESONA muda lagi bosan dengerin lagu-lagu melayu yang sekarang ini menjamur di industri music Indonesia ? nahh lagu ini mungkin bisa menjadikan music Indonesia menjadi berwarna dan gress. Grup duo Di-Da merasa optimis bisa mencuri perhatian khalayak melalui debut albumnya yang bertajuk 'Duography' dengan hits singlenya 'Tak Kan Berakhir'.Grup duo yang dipelopori oleh Iddo Pradananto (bass) dan Rendy Pandugo (gitar vokal) ini, mencoba menawarkan sesuatu yang beda di albumnya melalui musik pop yang dibalut dengan unsur blues dan country.


Kedua orang sahabat asal Surabaya yang mengagumi John Mayer,Taylor Swift, Bryan Adams, GiGi, dan Crisye kini telah merilis album barunya dibawah label besar yaitu Universal Musik Indonesia. Setelah sempat terpisah beberapa tahun karena sibuk dengan proyek masing-masing, mereka berdua memutuskan untuk membentuk Di-Da hanya berdua. "Sekitar 5 tahun kita nggak ketemu lagi. Kangen bikin proyek musik, akhirnya kita sepakat buat proyek ini dengan konsep duo namun musiknya lengkap seperti full band", Nama Di-Da sendiri diartikan sebagai senandung “…di-da-di-da-di-da…kebetulan lagu-lagu Di-Da memang kebanyakan dibuat dengan bersenandung seperti itu. Jadi Di-Da bukan Singkatan nama kami berdua, kata Rendy saat jumpa Pers di Hard Rock Café Jakarta (18/5-2011).

"kalo dasarnya sih pop, tapi di dalamnya di balut nuansa blues dan country. Aku rasa konsep seperti itu nggak banyak dimainkan di Jakarta. Selain itu  kita memberikan nuansa ceria di hampir seluruh lagu kita walau liriknya sedih. Apalagi di single kami yang berjudul 'Tak Kan Berakhir' yang tentunya sangat beda sekali dengan musik yang ada, kalo didengarkan musiknya country banget" ucap Iddo."Di album ini juga terdapat instrumen yang jarang digunain oleh band-band lain seperti mandolin dan gitar ekstronator. Sesuai dengan kiblat kita yang lebih ke pop Amerika. 

Mari kita sambut Di-Da yang mencoba untuk konsisten dengan format berdua, lantaran kesuaian visi misi antara Iddo dan Rendy dalam segi musikalitas yang sama. Rendy dan Iddo  ini berharap albumnya bisa lebih diterima oleh masyarakat setelah meraih respon positif melalui promo-promo yang sudah dilakukan mereka."Sebelumnya kita sudah promo ke Bandung, Cirebon dan Bogor, Alhamdulillah responnya bagus. Kami berharap kedepannya bisa lebih baik lagi," ucap Rendy. Di-Da yang berjalan perlahan namun pasti ini sudah mulai membentuk fans base dengan sebutan Di-Dadaku sobat Pesona Muda, sebagai penambah semangat mereka dalam berkarya. Didadaku itu mengandung banyak makna dan artinya sangat dalam. Karena tanpa mereka kita nggak akan jadi apa-apa, selain itu mereka juga penambah semangat kita untuk bisa berkarya yang lebih baik lagi," tutup Iddo Di Hard Rock Café Jakarta. Sukses yahh buat Di-Da dengan Debut Album perdananya ‘Duography’ semoga music Indonesia semakin maju…Caiyoo. (jaka)